Tuesday, 12 November 2013

Masterpiece Allah



Ef. 2:10 “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”
Engkau adalah masterpiece (hasil karya yang indah dan unik) Tuhan. Kita adalah buatan (Yunani: poema; Inggris: poem) Allah. Tuhan sendiri yang berkata, penilaian Tuhan jauh lebih penting dari pada penilaian manusia tentang diri kita.
Keunikan kita adalah bahwa kita diciptakan di dalam Yesus Kristus.
Namun, puisi itu telah jatuh ke dalam dosa, tercemar, mati secara rohani. Mati memiliki pengertian tidak berdaya, mengalami pembusukan. Kita tidak berdaya terhadap dosa, dan perbuatan kita semakin lama semakin bejat. Tetapi kita dihidupkan bersama Yesus Kristus, kita diciptakan kembali dengan pengorbanan yang mahal, darah Yesus, sehingga kita bersih kembali.
Ef. 2:4-5 “Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita  —  oleh kasih karunia kamu diselamatkan”
Kita diciptakan kembali dalam Yesus untuk melakukan pekerjaan yang baik. Hidup untuk diri kita sendiri merupakan perbuatan yang jahat. Pekerjaan yang baik adalah kreatifitas untuk melakukan sesuatu keluar diri kita, yaitu untuk memuliakan Tuhan dan  menolong sesama. Keselamatan yang merupakan anugerah dari Tuhan diberi kepada kita agar kita dapat melakukan pekerjaan baik.
Tuhan mempergunakan hidup kita untuk kemuliaan namaNya. Allah boleh mengeksploitasi hidup manusia karena Dialah penciptanya. Contohnya terlihat dalam hidup Ayub. Ayub dicobai habis-habisan untuk menunjukkan kepada iblis bahwa Ayub setia kepada Tuhan, Tuhan dimuliakan atas hidup Ayub. Ketika kita dipergunakan oleh Tuhan untuk kemuliaanNya, kita tetap disertai, diberi kedamaian, dan diberi lebih atas apa yang telah kita punya.
Pekerjaan baik itu telah disiapkan oleh Tuhan. Tuhan telah membuat petak-petak untuk kita kerjakan dalam hidup kita. Kita punya tempat khusus yang telah dirancang Tuhan untuk melakukan pekerjaan baik. Tempatilah tempat kita agar tidak mengganggu pekerjaan orang lain (aplikasi puzzle).
Untuk melakukan pekerjaan baik itu, bukan bisa atau tidak bisa tetapi mau atau tidak mau.

3 comments: